Wisata Gunung Merapi, Aktivitas, Harga Tiket, Akses

Gunung Merapi adalah salah satu gunung berapi aktif di Jawa. Terlepas dari kenyataan bahwa kondisinya masih aktif, tidak dapat dipungkiri bahwa ada banyak tempat wisata yang ditemukan di lereng Gunung Merapi. Ini karena bentang alam dan sumber daya alamnya mendukungnya untuk digunakan sebagai kawasan wisata di lereng Gunung Merapi.

Kemiringan Gunung Merapi, yang merupakan daerah wisata di provinsi Yogyakarta, adalah lereng selatan, tepatnya di Kabupaten Sleman. Ada beberapa objek wisata di lereng selatan Gunung Merapi. Namun satu hal yang pasti Anda akan menikmati pemandangan Gunung Merapi di pagi hari adalah kebahagiaan maksimal. Pemandangan pagi di atas Gunung Merapi dapat dilihat dari berbagai lereng sekop Gunung Merapi pada pukul 07.00 WIB. Karena setelah jam 7 pagi, kabut akan mulai turun dan menutupi keindahan dan nilai Gunung Merapi.

Baca juga:  Bertamasya Menikmati Keunikan Hutan Pinus Mangunan Bersama Keluarga

Akses ke pariwisata di lereng Gunung Merapi

Akses menuju lereng Gunung Merapi sangat mudah. Dari pusat kota Jogja, cukup ke Jalan Kaliurang. Jarak antara kota Jogja dan lereng Gunung Merapi adalah sekitar 25 kilometer. Jika dibawa dengan kendaraan pribadi, dibutuhkan sekitar satu jam dengan mobil.

Baca juga : Museum Gunung Merapi

Lereng Gunung Merapi terdiri dari berbagai objek wisata. Jarak antar objek wisata relatif dekat. Sehingga kawasan wisata di lereng Gunung Merapi sangat cocok sebagai tujuan liburan utama. Tetapi jika Anda ingin menikmati liburan Anda dengan tenang, lebih baik memilih waktu untuk tur. Selama liburan panjang, kawasan wisata ini sangat ramai dikunjungi pengunjung, baik wisatawan lokal maupun mancanegara.

Biaya masuk ke Tur Lereng Gunung Merapi

Karena lereng Gunung Merapi, ini adalah area besar yang terdiri dari berbagai objek wisata. Lalu, harga tiket masuk ke lereng Gunung Merapi juga bervariasi sesuai dengan objek wisata yang kita pilih. Misalnya, jika Anda ingin melacak gunung berapi, biayanya Rp. 5.000 per orang. Atau jika Anda ingin mengunjungi rumah tua almarhum Mbah Marijan (juru kunci Gunung Merapi pada 2010), pengunjung harus membayar ojek sebesar Rp. 20.000 per orang. Lain halnya jika pengunjung ingin ke Kaliadem, biaya ojek yang bisa dikeluarkan bisa mencapai Rp. 50.000 per orang.

Baca juga:  Bertamasya Menikmati Keunikan Hutan Pinus Mangunan Bersama Keluarga

Baca juga : Wisata Waduk Sermo

Aktivitas yang bisa Anda lakukan di lereng Gunung Merapi

Seperti dijelaskan di atas, ada banyak objek wisata di lereng Gunung Merapi. Karena itu, kegiatan yang dapat dilakukan di lereng Gunung Merapi juga beragam. Salah satu tujuan wisata favorit pengunjung adalah objek wisata Kaliadem. Kaliadem adalah kawasan hutan pinus seluas 25 hektar di lereng selatan Gunung Merapi. Di daerah Kaliadem, ada juga bunker Jepang yang masih digunakan hingga 2010. Namun ketika letusan Merapi tahun 2010, bunker merenggut 2 nyawa. Sampai saat itu, bunker telah berhenti bekerja. Selanjutnya Volcano Tracking juga merupakan salah satu tempat wisata favorit. Setelah Pelacakan Gunung Berapi, pengunjung sering mengunjungi rumah mantan almarhum penerjemah Mbah Marijan Key Gunung Merapi, yang terbunuh dalam letusan pada tahun 2010.

Baca juga:  Bertamasya Menikmati Keunikan Hutan Pinus Mangunan Bersama Keluarga

Jika Anda ingin mencoba adrenalin, pengunjung dapat mencoba Jeep Merapi atau Cross Adventure menggunakan sepeda motor. Setelah bosan dengan aktivitas fisik, pengunjung dianjurkan untuk beristirahat sejenak sambil menikmati makanan yang dijual oleh penduduk setempat. Makanan khusus yang terkenal adalah Jadah Tempe, Wedhang Gedang dan Pecel Rice. Menikmati makanan dengan pemandangan indah dan udara segar tentu menambah selera pengunjung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *